12 Kuliner Wajib di Singapura yang Layak Masuk Food Bucket List (Khusus Pertama Kali Kunjung!)

Pertama kali menginjakkan kaki di Singapura, saya sempat bingung sendiri melihat deretan hawker centre yang begitu riuh. Aroma kuah rempah yang mendidih bercampur dengan harum mentega bakar langsung menyambut dari kejauhan. Singapura mungkin terkenal sebagai kota modern dengan pencakar langit yang megah, tapi buat saya, jiwa sejati dari negara tetangga ini justru tersimpan di atas piring-piring di kedai kakilimanya.

Bagi kamu yang baru pertama kali mau liburan ke sana, menjelajahi wisatanya saja tidak akan lengkap tanpa food crawl. Biar kamu tidak bingung harus mulai dari mana dan tidak salah pilih tempat makan, saya sudah merangkum 12 kuliner wajib di Singapura yang rasanya benar-benar worth it dan wajib masuk food bucket list kamu.

  1. Ya Kun Kaya Toast: Sarapan Klasik Roti Bakar Kaya & Telur Setengah Matang

Bagi saya, tidak ada cara yang lebih pas untuk membuka hari di Singapura selain makan kaya toast. Roti tawar tipis yang dipanggang hingga sangat renyah ini diisi dengan olesan selai srikaya (kaya) yang harum pandan..

Cara makannya punya seni tersendiri. Celupkan roti bakar renyahmu ke dalam kocokan telur setengah matang yang sudah ditambahkan sedikit kecap asin & lada putih, tersebut. Perpaduan manis manis-gurih dari selai kaya, lelehan mentega, dan gurihnya telur setengah matang benar-benar lumer di mulut.

Ya Kun Kaya Toast
Ya Kun Kaya Toast
  • Cita Rasa: Manis gurih, renyah di luar, leleh di dalam dengan aroma pandan yang lembut.
  • Menu Favorit: Set A (Kaya Toast set dengan 2 telur setengah matang dan kopi/teh).
  • Kisaran Harga: SGD 5.80 – SGD 7.00 per paket (sekitar Rp68.000 – Rp82.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Cabang Far East Square (lokasi paling bersejarah) atau hampir di setiap pusat perbelanjaan dan stasiun MRT.
  • Tips dari Saya: Jangan lupa pesan pendampingnya: Kopi C (kopi dengan susu evaporasi) jika suka kopi yang sedikit creamy, atau Teh O jika ingin teh manis tanpa susu.
  1. Laksa Singapura (Katong Laksa): Kuah Santan Rempah dengan Mie yang Mudah Disantap

Kalau kamu menyukai makanan berkuah rempah kaya rasa, Laksa Singapura adalah hal wajib berikutnya. Berbeda dengan laksa Indonesia yang beragam, versi Katong Laksa di Singapura memiliki kuah berbasis santan kental yang dimasak bersama kaldu udang dan bumbu cabai, menghasilkan warna oranye kemerahan yang menggoda.

Isiannya biasanya terdiri dari udang segar, kerang (cockles), bakso ikan, dan tahu pong yang menyerap kuah dengan sempurna. Uniknya, mi beras yang digunakan sudah dipotong-potong pendek. Jadi, kamu tidak akan diberikan sumpit, melainkan hanya sendok bebek! Kamu bisa menikmati mi dan kuahnya sekaligus dalam satu suapan tanpa khawatir kuah memercik ke baju.

Katong Laksa
Katong Laksa
  • Cita Rasa: Gurih, sedikit manis dari udang, kaya rempah, dan pedas tipis-tipis.
  • Kisaran Harga: SGD 5.50 – SGD 8.50 per porsi (sekitar Rp65.000 – Rp100.000).
  • Lokasi Rekomendasi: 328 Katong Laksa (East Coast Road) atau JTC Food Court.
  • Status Halal: Banyak kedai yang tidak menggunakan babi (no pork no lard), tetapi pastikan bertanya terlebih dahulu atau mencari kedai laksa bersertifikat halal seperti di Medan Town House atau Terminal Changi.
  1. Hainanese Chicken Rice: Nasi Tim Ayam yang Sederhana tapi Luar Biasa

Jangan tertipu oleh tampilannya yang terlihat sepi warna. Hainanese Chicken Rice adalah makanan national icon Singapura. Kunci kelezatan piring ini bukan cuma pada ayamnya, melainkan pada nasinya. Nasi dimasak menggunakan kaldu ayam kental, lemak ayam, jahe, dan daun pandan, menghasilkan tekstur nasi yang gurih dan sangat harum.

Ayamnya sendiri bisa kamu pilih: versi kukus (steamed) yang sangat lembut dan juicy, atau versi panggang (roasted) dengan kulit cokelat keemasan yang gurih. Disajikan bersama saus cabai jahe yang asam-pedas serta kecap hitam manis kental.

Hainanese Chicken Rice
Hainanese Chicken Rice
  • Cita Rasa: Umami tinggi, harum jahe dan pandan, tekstur daging ayam sangat lembut.
  • Kisaran Harga: SGD 4.50 – SGD 7.00 (sekitar Rp53.000 – Rp82.000) di hawker centre.
  • Lokasi Rekomendasi: Tian Tian Hainanese Chicken Rice (Maxwell Food Centre) atau Wee Nam Kee. Kalau mencari yang bersertifikat Halal, kamu bisa mencoba Tong Fong Fatt atau Loo’s Hainanese Chicken Rice di beberapa food court halal.
  1. Chili Crab: Pesta Seafood Ikonik dengan Saus Manis Pedas

Liburan ke Singapura kurang lengkap rasanya kalau belum belepotan makan Chili Crab. Ini adalah rajanya masakan laut di Singapura. Kepiting berukuran besar dimasak dalam kuah kental berwarna merah yang terbuat dari tomat, cabai, telur yang dikocok lepas, dan rempah manis-gurih.

Meski namanya “Chili”, rasa pedasnya sebenarnya sangat ramah di lidah dan cenderung ada sentuhan manis gurih. Bagian terbaik dari makan Chili Crab justru saat kamu mencelupkan Mantou (roti goreng khas Tiongkok yang lembut dan manis) yang hangat ke dalam sisa kuah kepitingnya yang melimpah.

Chili Crab
Chili Crab
  • Cita Rasa: Manis, gurih, sedikit asam pedas, dengan daging kepiting yang manis dan tebal.
  • Kisaran Harga: Tergantung berat kepiting, umumnya berkisar SGD 60.00 – SGD 100.00+ per ekor (sekitar Rp700.000 – Rp1.200.000+).
  • Lokasi Rekomendasi: Jumbo Seafood (East Coast Centre atau Riverside Point), No Signboard Seafood, atau Roland Restaurant.
  • Tips dari Saya: Karena harganya cukup mahal, menu ini lebih cocok dinikmati bersama rombongan atau keluarga (family-style sharing).
  1. Bak Kut Teh: Kuah Iga Babi Lada Putih yang Menghangatkan

Catatan: Menu ini non-halal. Bagi pembaca non-Muslim, Bak Kut Teh versi Singapura (gaya Teochew) adalah kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Berbeda dengan versi Malaysia yang menggunakan racikan obat herbal pekat berwarna gelap, versi Singapura memiliki kuah bening dengan dominasi rasa lada putih Sarawak yang kuat dan bawang putih utuh.

Iga babinya dimasak perlahan hingga dagingnya sangat empuk dan mudah lepas dari tulang. Kuahnya yang hangat pedas menyegarkan dada, sangat nikmat disantap bersama nasi hangat, cakwe (you tiao) renyah untuk dicelup, dan secangkir teh Tionghoa (Oolong) pahit segar.

  • Cita Rasa: Pedas lada yang kuat, gurih kaldu daging pekat, dan harum bawang putih.
  • Kisaran Harga: SGD 8.00 – SGD 13.00 per porsi (sekitar Rp94.000 – Rp153.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Song Fa Bak Kut Teh (cabang New Bridge Road sangat populer) atau Founder Bak Kut Teh.
  1. Fried Carrot Cake (Chai Tow Kway): Bukan Kue Wortel Manis!

Jangan membayangkan dessert kue wortel manis gaya Barat. Carrot cake di Singapura terbuat dari adonan tepung beras dan lobak putih (white radish) yang dikukus, dipotong dadu, lalu ditumis di atas wajan datar berukuran besar bersama telur, bawang putih, dan caipo (asinan lobak).

Carrot Cake
Carrot Cake

Ada dua variasi yang bisa kamu pesan:

  1. White Carrot Cake: Ditumis polos dengan telur hingga bagian luarnya renyah dan garing. Rasanya savory, gurih renyah, dominan rasa telur & lobak 
  2. Black Carrot Cake: Ditambahkan kecap manis kental (sweet dark soy sauce), sehingga rasanya lebih dominan sweet-savory, karamel manis kecap, agak legit     .
  • Cita Rasa: Gurih, sedikit renyah di tepi, kenyal lembut di dalam.
  • Kisaran Harga: SGD 3.50 – SGD 6.00 (sekitar Rp41.000 – Rp70.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Lau Pa Sat, Newton Food Centre, atau Makansutra Gluttons Bay.
  1. Oyster Omelette (Orh Luak): Telur Dadar Tiram yang Gurih & Kenyal

Jika kamu berada di hawker centre pada malam hari, wangi tumisan tiram dan telur pasti akan memancing selera. Orh Luak adalah dadar telur yang dicampur dengan adonan tepung tapioka kental, kemudian digoreng garing di wajan besi panas.

Di atas dadar telur yang renyah sekaligus renyah-kenyal tersebut, dimasukkan tiram-tiram segar berukuran sedang yang dimasak singkat agar tidak alot. Makanan ini disajikan dengan saus cabai cair yang beraroma jeruk nipis asam menyegarkan untuk menyeimbangkan rasa gurih lemaknya.

  • Cita Rasa: Gurih, sedikit amis manis khas tiram segar, tekstur renyah dan kenyal bergantian.
  • Kisaran Harga: SGD 6.00 – SGD 10.00 (sekitar Rp70.000 – Rp117.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Newton Food Centre (Hup Kee Fried Oyster Omelette) atau Ah Chuan Fried Oyster.
  1. Murtabak Singapore (ZAM ZAM): Martabak Daging Super Tebal

Mau kuliner malam yang dijamin 100% Halal dan kenyang? Langsung saja meluncur ke kawasan Kampong Glam di depan Masjid Sultan. Di sana berdiri kedai legendaris Singapore Zam Zam yang sudah ada sejak tahun 1908.

Berbeda dengan martabak telur di Indonesia yang relatif tipis dan renyah, Murtabak ala Singapura dibuat dengan kulit adonan yang dilipat membungkus Isian daging cencang yang sangat melimpah (pilihan daging sapi, kambing, atau ayam), racikan rempah kari yang tajam, dan lapisan telur di bagian luarnya. Disajikan bersama mangkuk kecil kuah kari kental serta irisan timun dengan saus tomat.

Murtabak / Martabak
Murtabak / Martabak
  • Cita Rasa: Kaya rempah kari, gurih, padat, dan sangat mengenyangkan.
  • Kisaran Harga: SGD 7.00 – SGD 15.00 tergantung ukuran (sekitar Rp82.000 – Rp176.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Singapore Zam Zam (North Bridge Road).
  • Tips dari Saya: Porsi ukuran Small saja sudah cukup besar untuk dimakan dua orang!
  1. Uncle Ice Cream Orchard Road: Es Krim Potong Roti Tawar yang Nostalgik

Di tengah teriknya cuaca Singapura saat kamu sedang berjalan-jalan di sepanjang pedestrian Orchard Road, melihat gerobak sepeda “Uncle Ice Cream” rasanya seperti menemukan oase. Ini adalah jajanan es krim potong yang sangat legendaris di Singapura.

Penjualnya (yang biasanya bapak-bapak atau lansia yang disapa “Uncle”) akan memotong balok es krim tebal dan melapisinya dengan selembar roti tawar pelangi (rainbow bread) yang lembut atau dua keping biskuit wafer renyah.

Ice Cream Uncle
Ice Cream Uncle
  • Pilihan Rasa Unik: Durian (paling cepat habis!), Jagung Manis (Sweet Corn), Matcha, Taro, hingga Raspberry.
  • Cita Rasa: Manis, dingin, creamy, dipadu tekstur empuk roti tawar manis.
  • Kisaran Harga: SGD 1.50 – SGD 2.00 per potong (sekitar Rp18.000 – Rp24.000). Sangat murah!
  • Lokasi Rekomendasi: Di trotoar depan Ngee Ann City / Takashimaya, Orchard Road.
  1. Es Chendol Singapura: Cendol Santan Gula Melaka yang Creamy

Kalau kamu berpikir Cendol Singapura sama persis dengan Es Cendol di Indonesia, ada sedikit perbedaan menarik pada penyajiannya. Chendol di Singapura disajikan di mangkuk dengan es serut menggunung yang disiram santan kental dan gula Melaka (gula merah cair khas) yang pekat beraroma karamel smoky.

Isian utamanya berupa bulir cendol hijau tepung beras yang kenyal, kacang merah empuk yang dimasak manis, serta terkadang diberi topping kepingan durian segar atau jagung manis di atasnya.

  • Cita Rasa: Manis gurih legit dari gula Melaka dan santan, sangat dingin dan menyegarkan.
  • Kisaran Harga: SGD 3.00 – SGD 5.00 (sekitar Rp35.000 – Rp58.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Old Amoy Chendol (Chinatown Complex) atau Four Seasons Durian.
Es Cendhol & Es Kachang
Es Cendhol & Es Kachang
  1. Es Kacang Merah (Ice Kachang): Gunung Es Serut Warna-Warni

Salah satu dessert paling populer di kalangan warga lokal untuk mengusir hawa panas adalah Ice Kachang. Penampilannya sangat mencolok karena es serutnya dibentuk menyerupai gunung tinggi lalu disiram berbagai sirop warna-warni (merah, hijau, kuning) serta susu kental manis.

Rahasia kelezatan Ice Kachang tersimpan di bagian dasar mangkuknya. Di bawah tumpukan es serut, kamu akan menemukan jelly grass (cincau), kacang merah empuk, jagung manis pipil, dan biji atap (attap chee/buah kabung).

  • Cita Rasa: Manis, manis-asam dari sirop, tekstur ramai saat dikunyah.
  • Kisaran Harga: SGD 2.50 – SGD 4.50 (sekitar Rp29.000 – Rp53.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Annie’s Peanut Ice Kacang (Tanjong Pagar) atau kedai dessert di hampir semua hawker centre.
  1. Curry Puff (Karipap) Old Chang Kee: Camilan Renyah Berisi Kari Padat

Untuk menutup petualangan kuliner, kamu wajib mencoba camilan praktis yang ada di stasiun-stasiun MRT: Karipap atau Curry Puff. Salah satu merek paling terkenal adalah Old Chang Kee.

Kulit pastrinya tebal namun sangat renyah dan berserat. Bagian dalamnya diisi penuh dengan adonan kentang cincang berbumbu kari yang pekat, potongan daging ayam, dan sepotong telur rebus. Pas banget buat diganjal saat perjalanan berpindah tempat wisata.

Curry Puff Old Chang Kee
Curry Puff Old Chang Kee
  • Cita Rasa: Gurih pedas gurih khas kari, kulit pastry garing.
  • Kisaran Harga: SGD 1.80 – SGD 2.20 per buah (sekitar Rp21.000 – Rp26.000).
  • Lokasi Rekomendasi: Outlet Old Chang Kee (banyak tersebar di stasiun MRT dan mall).

Hal penting yang Perlu Diketahui Sebelum Kunjungan Kuliner

Agar pengalaman berburu kulinermu berjalan lancar tanpa kendala, ada beberapa etika dan aturan tidak tertulis di tempat makan Singapura yang harus kamu pahami:

  1. Budaya “Chope” Meja

Kalau kamu melihat ada bungkus tisu, payung, atau kartu bus (EZ-Link) tergeletak di atas meja hawker centre yang kosong, jangan ditempati. Itu artinya meja tersebut sudah “dibooking” (chope) oleh orang yang sedang mengantre makanan. Cari meja lain yang benar-benar kosong!

  1. Wajib Kembalikan Nampan Makanan (Tray Return)

Pemerintah Singapura menerapkan aturan ketat. Setelah selesai makan di hawker centre atau food court, kamu wajib mengembalikan nampan, piring, dan gelas kotor ke rak pengembalian (Tray Return Station) yang tersedia. Meninggalkan bekas makanan di atas meja bisa dikenakan denda hingga ribuan dolar!

  1. Pembayaran Non-Tunai vs Uang Tunai

Meskipun banyak kedai yang sudah menerima pembayaran QR (SGQR) atau kartu kontakless, kedai-kedai tua tradisional di hawker centre terkadang masih hanya menerima uang tunai (Cash). Selalu siapkan uang tunai pecahan kecil (SGD 2, SGD 5, SGD 10).

Mana yang Paling Layak Dikunjungi? (Rekomendasi Praktis)

Dari 12 daftar di atas, mana yang harus diprioritaskan jika waktu liburanmu terbatas? Berikut panduan cepat sesuai kebutuhan perjalananmu:

  • Jika kamu Wisatawan Muslim (Cari 100% Halal): Prioritaskan Murtabak Zam Zam di Kampong Glam, Uncle Ice Cream Orchard, Maxwell Food Centre (cari stan berlabel Halal), dan 328 Katong Laksa versi halal di food court terdekat.
  • Jika Kamu Traveler Hemat (Budget-Friendly): Jelajahi hawker centre seperti Maxwell Food Centre, Chinatown Complex, atau Lau Pa Sat. Dengan budget SGD 5–10 (Rp58.000–Rp117.000) per sekali makan, kamu sudah bisa makan kenyang dengan kualitas bintang lima.
  • Jika Ingin Suasana Romantis / Malam Hari: Datanglah ke Lau Pa Sat setelah jam 7 malam untuk menikmati sate dan street food di area satay street terbuka di bawah naungan gedung-gedung pencakar langit, atau ke Jumbo Seafood Riverside Point di tepi Clarke Quay.

Nah, itu dia 12 kuliner wajib di Singapura yang sukses bikin perut kenyang dan hati senang! Buat kamu yang baru pertama kali berkunjung ke Negeri Singa, pastikan tempat-tempat di atas masuk ke dalam food bucket list kamu, ya. Dijamin wisata kulinermu bakal makin berkesan dan penuh rasa!

Bonus Tips: Rekomendasi Hotel Budget Dekat Singapore National Stadium

Buat kamu yang berencana liburan sambil nonton konser atau acara olahraga di Singapore National Stadium, pasti ingin menginap di tempat yang strategis tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Kawasan sekitar Geylang, Kallang, dan Kampong Glam adalah pilihan terbaik karena aksesnya yang dekat dan ramah di kantong.

_____________________

Perjalanan kuliner dan petualangan seru kamu tidak boleh berhenti sampai di sini saja! Biar tidak ketinggalan informasi makanan terbaik dan rekomendasi tempat wisata lainnya, pastikan kamu selalu cek RINFOODDIARY.COM. Selain itu, biar rencana liburanmu makin sempurna, langsung saja amankan tiket wisata, hotel nyaman, hingga tiket perjalanan kamu lewat TRIP.COM. Yuk, persiapkan petualangan seru berikutnya sekarang juga dan sampai jumpa di cerita rasa dan informasi wisata selanjutnya!

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon100
Tweet 20
fb-share-icon20
error

Suka dengan blog ini? Bagikan sekarang juga :)

Scroll to Top