Siapa coba yang tidak tahu Kota Solo? Kota yang kental dengan budaya Jawa ini selalu sukses bikin kangen dan jadi salah satu tujuan wisata favorit di Jawa Tengah. Selain punya ikon bersejarah seperti Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo juga makin populer karena menjadi kampung halaman Presiden ketujuh Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo (Jokowi). Oleh karena itu, banyak wisatawan yang ke Solo untuk melihat kampung halaman Bapak Jokowi dan berburu kuliner legendaris solo yang sudah sering dicicipi oleh beliau.
Dari sekian banyak pilihan, ada lima kuliner legendaris di Solo yang menurut saya wajib banget masuk dalam daftar kunjunganmu—beberapa di antaranya bahkan jadi favorit keluarga Pak Jokowi! Biar kamu makin mantap dan nggak bingung saat sampai di sana, berikut ulasan lengkap dari pengalaman saya.
Baca Juga :
Kuliner Legendaris di Kota Lama Semarang, Cita Rasa yang Bertahan di Tengah Bangunan Bersejarah
1. Mendingin di Tengah Pasar Gede: Dawet Telasih Bu Dermi
Kalau kamu baru pertama kali menginjakkan kaki di Solo saat siang hari, cuacanya sering kali terasa cukup terik. Solusi paling ampuh yang selalu saya cari adalah melipir ke area Pasar Gede untuk menikmati mangkuk es dawet telasih.

Suasana & Cita Rasa Segar yang Khas
Berdiri sejak tahun 1930, lapak Dawet Telasih Bu Dermi ini memang cukup terselip di dalam riuk piuk riuhnya Pasar Gede. Jangan bayangkan tempat makan yang luas, ya. Kamu bakal duduk berjejer di bangku kayu panjang yang sederhana, berinteraksi langsung dengan penjualnya.
Satu porsi dawet di sini disajikan dalam mangkuk kecil. Isiannya ramai sekali:
-
Cendol hijau yang lembut
-
Jenang sumsum gurih
-
Tape ketan hitam dengan rasa manis-asam seimbang
-
Kelapa muda yang renyah
-
Biji selasih
-
Siram santan segar serta sirup gula jawa kental
Saat sendok pertama masuk ke mulut, paduan rasa manis, gurihnya santan, dan aroma khas gula jawa langsung memanjakan tenggorokan. Biji selasihnya memberikan sensasi tekstur renyah yang unik.
Informasi Praktis & Insight Kunjungan
-
Lokasi: Pasar Gede Hardjonagoro, Jl. Urip Sumoharjo, Jebres, Solo.
-
Jam Operasional: 08.00 – 14.30 WIB.
-
Kisaran Harga: Rp10.000 – Rp15.000 per mangkuk.
-
Kelebihan: Rasa sangat segar, porsi pas untuk hidangan penutup, sejarah legendaris.
-
Kekurangan: Area duduk sangat terbatas dan cepat ramai, agak sumpek saat akhir pekan.
-
Tips Saya: Datanglah sebelum jam 11 siang agar tidak perlu mengantre terlalu lama atau kehabisan bahan utama seperti tape ketan dan kelapa mudanya.
2. Berburu Oleh-oleh Legit Sejarah: Toko Roti Mandarijn Orion
Perjalanan kuliner di Solo rasanya tidak lengkap tanpa membawa pulang buah tangan untuk keluarga di rumah. Destinasi favorit wisatawan maupun warga lokal sejak dulu adalah Toko Roti Mandarijn Orion.

Keunikan Roti Lapis Bertahan Sejak 1932
Toko roti ini syarat akan sejarah dan mempertahankan resep otentiknya sejak era pra-kemerdekaan. Menu yang paling dicari adalah Roti Mandarijn—roti lapis berwarna kuning dan cokelat dengan olesan selai nanas manis-asam di tengahnya.
Tekstur rotinya sangat moist, lembut, dan punya aroma mentega (butter) yang kuat tanpa bikin enek. Menariknya, roti ini dibuat tanpa bahan pengawet namun bisa bertahan sekitar satu minggu di suhu ruang, menjadikannya oleh-oleh yang sangat aman dibawa perjalanan jauh.
Informasi Praktis & Insight Kunjungan
-
Lokasi: Jl. Jend. Urip Sumoharjo No. 80, Purwodiningratan, Jebres, Solo.
-
Jam Operasional: 07.30 – 20.00 WIB.
-
Kisaran Harga: Rp90.000 – Rp250.000 per kotak (tergantung ukuran dan varian biasa/spesial mentega).
-
Kelebihan: Tekstur roti lembut konsisten, kemasan rapi cocok untuk hadiah, lokasi di pinggir jalan utama.
-
Kekurangan: Harga relatif premium dibanding roti lokal biasa, kantong parkir mobil cukup terbatas saat jam sibuk.
-
Cocok Untuk: Wisatawan yang mencari oleh-oleh khas premium untuk keluarga atau relasi kerja.
3. Kuah Bening Kaya Rempah: Soto Triwindu
Bincang-bincang soal kuliner favorit keluarga Pak Jokowi, tempat yang satu ini hampir selalu disebut. Soto Triwindu adalah salah satu racikan soto daging sapi paling legendaris di Solo yang sudah melayani pelanggan sejak tahun 1939.

Pengalaman Menyantap Soto Berkuah Bening
Soto Triwindu memiliki karakter kuah yang bening, tidak bersantan, namun kaya akan kaldu daging sapi dan rempah-rempah yang hangat. Dalam satu mangkuk, kamu akan mendapatkan nasi, irisan daging sapi empuk, tauge renyah, taburan seledri, dan bawang goreng.
Yang bikin suasana makan di sini terasa unik adalah piring-piring kecil berisi aneka lauk pendamping yang ditata rapi di atas meja kayu. Kamu bisa memilih sendiri pelengkap makanmu:
-
Paru goreng renyah
-
Babat dan iso bacem
-
Tempe goreng garing
-
Sate kerang dan sate telur puyuh
Baca Juga :
Wisata Kuliner Legendaris Jogja: 10 Tempat Makan Ikonik yang Bertahan Puluhan TahunÂ
Panduan Berburu Kuliner Legendaris di Dieng dan Wonosobo: Dari Menu Sarapan hingga Oleh-Oleh Wajib
Informasi Praktis & Insight Kunjungan
-
Lokasi: Jl. Teuku Umar, Keprabon, Banjarsari, Solo (Masuk gang dekat Pasar Triwindu).
-
Jam Operasional: 05.30 – 15.30 WIB.
-
Kisaran Harga: Rp18.000 – Rp25.000 per porsi soto (lauk tambahan Rp3.000 – Rp15.000 per buah).
-
Kelebihan: Kuah segar dan tidak greasy, daging sangat empuk, pilihan lauk pendamping sangat banyak.
-
Kekurangan: Akses jalan di dalam gang cukup sempit, jika membawa mobil harus parkir agak jauh di jalan utama.
-
Tips Saya: Racik soto dengan sedikit perasan jeruk nipis dan sambal rawit hijau khas mereka untuk mengangkat rasa gurih dagingnya.
4. Kehangatan Malam Hari di Solo: Wedangan Pak Wiryo
Meski budaya nongkrong di pinggir jalan sering diidentikkan dengan angkringan Jogja, di Solo konsep ini dikenal dengan sebutan wedangan. Salah satu wedangan legendaris yang memelihara cita rasa lokal sejak tahun 1956 adalah Wedangan Pak Wiryo (sering juga dipanggil Mbah Wiryo).

Atmosfer Santai dan Menu yang Jarang Dijumpai
Nongkrong di Wedangan Pak Wiryo memberikan sensasi hangat nostalgia. Di sini, kamu bisa menikmati aneka minuman jahe (wedang) racikan tradisional yang ampuh mengusir dinginnya malam.
Menu makanannya disajikan dalam bentuk nasi bungkus kecil (nasi kucing) dengan beragam lauk seperti oseng tempe, teri, hingga sambal goreng. Kamu juga bisa memilih aneka sundukan (sate-satean) dan meminta penjualnya untuk membakarnya kembali di atas anglo arang sebelum disajikan.
Insight Kuliner: Jangan lupa mencicipi Pisang Planet jika tersedia—makanan manis berbahan pisang yang dipipihkan lalu dibakar dan diberi topping manis.
Informasi Praktis & Insight Kunjungan
-
Lokasi: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 25, Purwosari, Laweyan, Solo.
-
Jam Operasional: 16.00 – 01.30 WIB.
-
Kisaran Harga: Rp3.000 – Rp15.000 per porsi nasi/sundukan; minuman Rp5.000 – Rp12.000.
-
Kelebihan: Harga sangat terjangkau, pilihan menu variatif, suasana santai cocok untuk mengobrol.
-
Kekurangan: Tempatnya cukup sederhana di kaki lima, tidak disarankan bagi yang mencari kenyamanan restoran ber-AC.
-
Cocok Untuk: Solo traveler, anak muda, atau siapa saja yang ingin merasakan budaya nokturnal warga lokal Solo.
5. Unik & Gurih Sambal Kacang: Sate Kere Yu Rebi
Bagi sebagian orang di luar Jawa Tengah, mendengar nama “Sate Kere” mungkin terasa asing. Berbeda dengan sate kere khas Jogja yang memanfaatkan lemak sapi (gajih), sate kere di Solo utamanya menggunakan bahan dasar tempe gembus (tempe dari ampas tahu). Salah satu pelopor yang paling terkenal dan jadi langganan Pak Jokowi adalah Sate Kere Yu Rebi.

Alasan Mengapa Sate Ini Sangat Spesial
Jangan menilai dari bahan dasarnya dulu. Tempe gembus di Sate Kere Yu Rebi dibumbui bacem manis-gurih terlebih dahulu sebelum dibakar di atas arang. Teksturnya yang lembut dan seperti spons menyerap bumbu dengan sempurna.
Setelah dibakar, sate disiram bumbu kacang kental berbumbu rempah yang rasanya cenderung gurih-manis, disajikan bersama irisan lontong. Buat kamu yang tetap ingin menikmati olahan daging, tempat makan yang berdiri sejak 1970-an ini juga menyediakan sate daging sapi, kikil, hati, dan babat.
Informasi Praktis & Insight Kunjungan
-
Lokasi: Jl. Kebangkitan Nasional, Sriwedari, Laweyan, Solo.
-
Jam Operasional: 11.00 – 20.00 WIB.
-
Kisaran Harga: Rp15.000 – Rp35.000 per porsi (tergantung varian tempe gembus atau campuran jeroan/daging).
-
Kelebihan: Bumbu kacang sangat gurih dan melimpah, cita rasa manis-gurihnya khas, pilihan menu cukup lengkap.
-
Kekurangan: Aromanya cukup tajam karena proses pembakaran jeroan, tempat agak panas di siang hari.
-
Tips Saya: Pesan porsi campur (tempe gembus + jeroan/daging) untuk mendapatkan variasi tekstur lembut dan kenyal dalam satu piring.
Baca Juga :
Menjelajah Rasa di Kota Sejuk: 20 Kuliner Legendaris Salatiga yang Wajib Kamu Coba
Perbandingan Ringkas Kuliner Legendaris Solo
Biar makin gampang menentukan prioritas kunjunganmu, berikut perbandingan kelima tempat kuliner di atas:
| Nama Tempat | Jenis Kuliner | Kisaran Harga | Waktu Terbaik Datang | Cocok Untuk |
| Dawet Bu Dermi | Es Minuman Tradisional | Rp10rb – Rp15rb | Pagi – Siang (09.00 – 11.00) | Pencinta pencuci mulut & kesegaran |
| Mandarijn Orion | Roti / Oleh-oleh | Rp90rb – Rp250rb | Pagi atau Sore Hari | Oleh-oleh keluarga & oleh-oleh kantor |
| Soto Triwindu | Sarapan / Makan Siang | Rp18rb – Rp40rb | Pagi Hari (06.30 – 09.00) | Sarapan keluarga & pencinta kuliner kuah |
| Wedangan Pak Wiryo | Street Food Malam | Rp3rb – Rp20rb | Malam Hari (19.00 – 22.00) | Nongkrong santai & budget traveler |
| Sate Kere Yu Rebi | Santap Siang / Malam | Rp15rb – Rp35rb | Siang – Sore Hari | Petualang rasa & pencinta makanan unik |
FAQ Seputar Wisata Kuliner di Solo
1. Apakah kuliner legendaris Solo di atas ramah untuk wisatawan muslim (halal)?
Ya, kelima tempat kuliner yang diulas di atas menggunakan bahan-bahan berpredikat halal (olahan sapi, tempe, olahan tepung, dan minuman tradisional tanpa alkohol).
2. Berapa perkiraan total budget kulineran di Solo untuk 2 hari 1 malam?
Solo terkenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup terjangkau di Jawa Tengah. Untuk mencicipi kelima tempat makan di atas (di luar pembelian oleh-oleh roti jumlah besar), kamu hanya perlu menyiapkan budget makan sekitar Rp150.000 – Rp250.000 per orang.
3. Apakah tempat-tempat kuliner ini mudah dijangkau dengan transportasi umum?
Sangat mudah. Kota Solo memiliki armada bus Batik Solo Trans (BST) serta layanan transportasi online yang beroperasi luas. Lokasi seperti Pasar Gede, Mandarijn Orion, dan Sriwedari berada di lintasan jalur utama kota.
Rekomendasi & Kesimpulan
Menjelajahi wisata kuliner Solo bukan cuma soal mengenyangkan perut, tapi juga menikmati sejarah dan kearifan lokal yang tidak berubah sejak puluhan tahun lalu. Tidak heran kalau tokoh nasional seperti Pak Jokowi pun tetap setia kembali ke tempat-tempat makan ini.
Jika waktu berkunjungmu terbatas di Solo:
-
Pagi Hari: Awali hari dengan sarapan kuah hangat di Soto Triwindu, lalu geser ke Pasar Gede untuk menutupnya dengan semangkuk Dawet Telasih Bu Dermi.
-
Siang & Sore Hari: Nikmati santap siang di Sate Kere Yu Rebi dan mampir membeli Roti Mandarijn Orion sebagai oleh-oleh.
-
Malam Hari: Tutup harimu dengan bersantai menikmati wedang jahe dan nasi kucing di Wedangan Pak Wiryo.
Perjalanan kuliner dan petualangan seru kamu tidak boleh berhenti sampai di sini saja! Biar tidak ketinggalan informasi makanan terbaik dan rekomendasi tempat wisata lainnya, pastikan kamu selalu cek RINFOODDIARY.COM. Selain itu, biar rencana liburanmu makin sempurna, langsung saja amankan tiket wisata, hotel nyaman, hingga tiket perjalanan kamu lewat TRIP.COM. Yuk, persiapkan petualangan seru berikutnya sekarang juga dan sampai jumpa di cerita rasa dan informasi wisata selanjutnya!
