Pesona Kuliner Khas Vietnam yang Kian Memikat Wisatawan Dunia
Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam sukses mencuri perhatian wisatawan internasional. Pertumbuhan pariwisatanya melesat cepat hingga berhasil menempati posisi tiga besar negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara, tepat berada di belakang Malaysia dan Thailand.
Ada banyak alasan mengapa negara ini begitu memikat:
-
Satu-satunya Negara ASEAN dengan 4 Musim: Terletak di wilayah sub-tropis, kawasan Vietnam Utara bahkan menyuguhkan pemandangan salju saat musim dingin tiba.
-
Keindahan Alam Ikonik: Keberadaan Teluk Ha Long (Ha Long Bay) di timur laut Vietnam yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1994 menjadi daya tarik utama.
-
Akulturasi Kuliner yang Unik: Karena pernah berada di bawah pendudukan Prancis, akulturasi budaya tercermin kuat pada kulinernya. Perpaduan antara bahan segar khas Asia dan teknik hidangan Prancis melahirkan cita rasa kuliner khas Vietnam.
Bagi kamu yang sedang menyusun itinerary ke sana, berikut adalah 5 rekomendasi kuliner khas Vietnam yang wajib masuk ke dalam daftar jelajah rasamu!
1. Phá» (Pho): Sup Mie Beras Berkuah Bening Kaya Herbal
Tidak lengkap rasanya menginjakkan kaki di Vietnam tanpa mencicipi Phá». Hidangan ini merupakan sup mie beras yang sangat populer, biasanya disajikan hangat sebagai sarapan maupun makan malam.
-
Cita Rasa: Meskipun kuahnya terlihat bening, rasa kaldu sapinya sangat dalam dan gurih karena direbus perlahan bersama rempah seperti kapulaga, bunga lawang, dan kayu manis.
-
Isian: Mie beras lembut dipadukan dengan irisan daging sapi (Pho Bo) atau daging ayam (Pho Ga).
-
Pelengkap: Disajikan bersama tumpukan daun ketumbar, tauge segar, perasan jeruk nipis, dan irisan cabai rawit yang bikin aromanya makin segar.

2. BĂșn CháșŁ (Bun Cha): Daging Panggang Aromatik khas Hanoi
Sajian yang satu ini sekilas mirip dengan Pho, namun menyajikan tekstur dan sensasi rasa yang berbeda karena menggunakan teknik pemanggangan.
-
Cita Rasa: Kuah atau saus celupnya berwarna lebih pekat dibanding Pho, dengan perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan asam segar.
-
Isian: Komponen utamanya adalah grilled pork (daging babi panggang) berbentuk bakso pipih atau irisan daging yang dibakar di atas arang, memberikan aroma smoky yang kuat.
-
Penyajian: Disajikan terpisah bersama mie beras (bun) serta piring berisi aneka sayuran hijau dan herbal segar.

3. BĂĄnh Cuá»n CháșŁ (Banh Cuon Cha): Tekstur Lembut Adonan Beras Kukus
Kalau kamu ingin mencoba variasi sarapan lokal selain mie beras batangan, BĂĄnh Cuá»n adalah pilihan sempurna.
-
Cita Rasa: Gurih, lembut, dengan tekstur sedikit kenyal yang unik di mulut.
-
Isian & Pembuatan: Adonan tepung beras dikukus tipis mirip lembaran kuetiauw basah, kemudian diisi dengan cincangan daging (umumnya babi), jamur kuping, dan taburan bawang merah goreng yang royal.
-
Pelengkap: Dimakan bersama potongan cha (sosis/ham khas Vietnam) dan dicelupkan ke dalam saus ikan ringan berbumbu asam manis.

Baca Juga :Â
Wajib Tahu! 4 Cara Menghindari Taxi Scam di Vietnam Agar Liburan Tetap Aman dan NyamanÂ
Benarkah Jangan Liburan ke Vietnam Pas Tet/Imlek? Ini Fakta dan Pengalaman Sebenarnya!Â
4. BĂșn RiĂȘu á»c (Bun Rieu Oc): Sup Tomat Pedas-Asam dengan Daging Siput
Bosan dengan kuah bening? BĂșn RiĂȘu á»c menyajikan kejutan rasa yang jauh lebih kompleks dan berani.
-
Cita Rasa: Kuahnya berwarna merah menyala karena berbasis kaldu kaldu tomat dan kepiting, menghasilkan kombinasi rasa gurih, pedas, dan asam segar yang membakar lidah.
-
Isian Super Kompleks: Seporsi mangkuknya diisi mie beras, potongan tahu goreng, sosis, daging babi, serta bintang utamanya: daging siput sawah yang kenyal.
-
Karakter: Cocok banget disantap saat cuaca dingin atau musim hujan di kawasan Vietnam Utara.

5. BĂĄnh MĂŹ (Banh Mi): Sandwich khas Perpaduan Asia-Prancis
BĂĄnh MĂŹ adalah bukti nyata jejak sejarah Prancis di Vietnam. Street food satu ini sangat mudah kamu temukan di setiap sudut kota, mulai dari gerobak pinggir jalan hingga kafe modern.
-
Cita Rasa: Roti baguette khas Prancis yang renyah di luar tapi sangat lembut di dalam, dipadukan dengan isian yang kaya rasa.
-
Isian: Lembaran daging, pate (olesan hati), acar wortel dan lobak yang asam renyah, mentimun, serta daun ketumbar.
-
Variasi: Ada banyak pilihan isian daging, mulai dari olahan ayam, olahan sapi, hingga daging babi panggang.

Panduan Mencari Kuliner Halal di Vietnam
Bagi wisatawan Muslim, menjelajahi kuliner Vietnam sebenarnya tidak begitu sulit asalkan kamu mengetahui beberapa tips dasar berikut:
-
Pahami Kode Nama Daging pada Menu:
-
GĂ: Daging Ayam (Aman)
-
BĂ: Daging Sapi (Aman)
-
HáșąI SáșąN: Makanan Laut / Seafood (Aman)
-
HEO / LỹN / CHáșą: Daging Babi / Sosis Babi (Hindari)
-
-
Cari Restoran berlogo Halal atau Vegetarian: Di kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City, sudah banyak bertebaran restoran khas Malaysia, India, atau resto lokal bernuansa Halal Certified.
-
Opsi Makanan Vegetarian (Chay): Jika ragu dengan kandungan minyak atau bumbu di warung lokal, kamu bisa mencari warung bertuliskan “QuĂĄn Än Chay” yang mengkhususkan diri pada masakan vegetarian berbasis tumbuh-tumbuhan dan tahu.
Estimasi Budget Kulineran di Vietnam
Biaya makan di Vietnam terbilang sangat ramah di kantong wisatawan Indonesia:
-
Street Food (Banh Mi / Pho Pinggir Jalan): Berkisar 30.000â60.000 VND (sekitar Rp19.000âRp38.000).
-
Makan di Restoran Lokal / Kedai Populer: Berkisar 70.000â120.000 VND (sekitar Rp45.000âRp76.000).
-
Minuman (Kopi Telur / Es Kopi Vietnam): Berkisar 25.000â50.000 VND (sekitar Rp16.000âRp32.000).
Baca Juga :
Nonton Konser Tanpa Capek Antre MRT: Review Ibis Budget Singapore Emerald, Hotel Dekat National StadiumÂ
12 Kuliner Wajib di Singapura yang Layak Masuk Food Bucket List (Khusus Pertama Kali Kunjung!)Â
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Berburu Kuliner
Kelebihan:
-
Pilihan makanan sangat beragam dengan bahan-bahan yang selalu segar.
-
Penggunaan herbal segar membuat kulinernya terasa tidak terlalu “berat” di perut.
-
Harga sangat terjangkau untuk standar destinasi internasional.
Kekurangan:
-
Daun ketumbar (coriander) digunakan hampir di semua hidangan; bagi yang tidak suka aromanya, harus selalu meminta untuk dipisah (khĂŽng Än rau thÆĄm).
-
Pilihan makanan halal di kota-kota kecil di luar Hanoi/Ho Chi Minh masih cukup terbatas.
Kesimpulan dan Rekomendasi Praktis
Menjelajahi kebudayaan Vietnam tidak akan lengkap tanpa mencicipi deretan hidangannya yang kaya rasa. Kombinasi renyahnya baguette Prancis pada BĂĄnh mĂŹ serta kesegaran mangkuk Phá» berkuah kaldu sapi hangat adalah dua pengalaman rasa yang tidak boleh kamu lewatkan.
Saran praktis dari saya: Selalu simpan catatan istilah bahasa lokal untuk bahan makanan (seperti GĂ untuk ayam dan BĂČ untuk sapi) di ponselmu. Dengan begitu, kamu bisa berburu street food lokal dengan tenang, aman, dan pastinya puas!
Selain itu, perjalanan kuliner dan petualangan seru kamu tidak boleh berhenti sampai di sini saja! Biar tidak ketinggalan informasi makanan terbaik dan rekomendasi tempat wisata lainnya, pastikan kamu selalu cek RINFOODDIARY.COM. Selain itu, biar rencana liburanmu makin sempurna, langsung saja amankan tiket wisata, hotel nyaman, hingga tiket perjalanan kamu lewat TRIP.COM. Yuk, persiapkan petualangan seru berikutnya sekarang juga dan sampai jumpa di cerita rasa dan informasi wisata selanjutnya!


