Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam sukses melesat menjadi salah satu destinasi wisata paling favorit di Asia Tenggara. Daya tariknya memang komplit: dari keindahan puncaknya Fansipan di Sapa, romantisme kota tua Hoi An, hingga pesona gugusan batu karst megah di Ha Long Bay yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Ditambah lagi, nilai tukar Dong Vietnam (VND) yang relatif ramah kantong membuat negara ini selalu jadi incaran budget traveler.
Namun, kalau kamu berencana mengincar momen libur panjang Tahun Baru Imlek untuk terbang ke sana, kamu pasti sering mendengar saran atau imbauan klasik ini:
“Jangan liburan ke Vietnam pas Tet/Imlek!” (Masyarakat Vietnam menyebut Tahun Baru Imlek sebagai Tet).
Alasannya terdengar masuk akal: Tet adalah momen mudik massal nasional tempat warga lokal berkumpul bersama keluarga, sehingga kota-kota besar dianggap bak “kota mati” karena toko, tempat wisata, hingga restoran tutup rapat.

Tapi, apakah peringatan itu seratus persen benar? Berdasarkan pengalaman langsung berada di sana saat perayaan Tet, jawabannya tidak sepenuhnya benar! Ada sisi lain yang justru menjadikan liburan di Vietnam saat Imlek sebagai salah satu pengalaman paling mengesankan.
Baca Juga :
Wajib Tahu! 4 Cara Menghindari Taxi Scam di Vietnam Agar Liburan Tetap Aman dan Nyaman
Oleh-Oleh Halal dan Murah dari Jepang di Bawah ¥1.000: 25 Rekomendasi yang Cocok Dibawa Pulang
Mitos vs Fakta: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Musim Tet di Vietnam?
Mari kita bedah apa yang benar-benar terjadi di lapangan saat perayaan tahun baru berlangsung:
-
Mitos: Semua Toko dan Restoran Pasti Tutup Total
-
Faktanya: Memang benar banyak bisnis keluarga lokal (family-owned business) yang tutup selama 2–3 hari pertama Tet. Namun, di kota besar seperti Hanoi atau Ho Chi Minh City, tidak semua warga adalah penduduk asli. Banyak pekerja perantau, pelaku usaha modern, hingga pedagang street food di area turis yang memilih tetap buka karena potensi omzet wisatawan yang melimpah.
-
-
Mitos: Tidak Ada Transportasi Umum dan Tiket Selalu Gaib
-
Faktanya: Transportasi antar-kota (seperti kereta api atau bus antar-provinsi) memang cepat habis dipesan oleh warga lokal yang mudik sejak H-3. Namun untuk transportasi dalam kota seperti Grab atau taksi resmi, kamu masih bisa mengandalkannya dengan sedikit penyesuaian tarif (surcharge perayaan).
-
-
Mitos: Suasana Kota Membosankan dan Sepi
-
Faktanya: Jika kamu tahu lokasi yang tepat, kamu justru bisa menikmati festival budaya paling otentik, pesta kembang api yang meriah, dan tradisi lokal yang tidak akan pernah kamu temui di hari-hari biasa!
-
Serunya Merayakan Momen Tet di Hanoi: Pesta Kembang Api Hingga Beer Street!
Jika kamu memutuskan tetap berangkat saat Tet, Hanoi adalah salah satu kota terbaik untuk dituju. Berada di ibu kota Vietnam saat malam pergantian tahun baru memberikan lanskap pengalaman yang sangat berkesan.
1. Malam Tahun Baru Meriah di Old Quarter dan Danau Hoan Kiem
Menjelang malam detik-detik pergantian tahun, area Old Quarter Hanoi dan sekitar Danau Hoan Kiem akan bertransformasi menjadi pusat keramaian. Panggung-panggung pertunjukan seni tradisional maupun musik modern didirikan di jalanan. Kamu bisa bergabung dengan warga lokal dan wisatawan dunia untuk menyaksikan kembang api raksasa yang dinyalakan tepat di atas Danau Hoan Kiem. Suasana hangat dan riuh ini benar-benar menghidupkan malam pergantian tahun!

2. Berburu Street Food dan Nongkrong di Beer Street (Ta Hien)
Khawatir bakal kelaparan saat Tet? Tenang saja. Di kawasan Old Quarter, deretan penjaja street food seperti Pho hangat, Banh Mi, hingga kopi telur (Egg Coffee) tetap melayani pembeli. Bahkan jika kamu ingin menikmati malam dengan cara yang lebih santai, kawasan Beer Street (Jalan Ta Hien) tetap beroperasi normal. Bangku-bangku plastik kecil tetap memenuhi trotoar, menjadikannya tempat pas untuk minum bir dingin bersama wisatawan mancanegara lainnya.

3. Menyaksikan Tradisi Ibadah Otentik di Pagoda
Ingin melihat langsung bagaimana masyarakat lokal Vietnam merayakan tradisi keagamaan saat Tet? Datanglah ke pagoda-pagoda bersejarah seperti One Pillar Pagoda atau Tran Quoc Pagoda pada hari pertama atau kedua Tet.

Di sini, ratusan warga lokal berbondong-bondong datang untuk berdoa, membakar dupa, dan memberikan persembahan keselamatan. Pemandangannya sangat indah: sebagian besar wanita Vietnam mengenakan pakaian tradisional Ao Dai berwarna-warni yang anggun. Selama kamu menjaga ketenangan dan tidak mengganggu prosesi ibadah, wisatawan diperbolehkan mengamati dan mengambil foto dari jarak yang sopan.
Baca Juga :
12 Kuliner Wajib di Singapura yang Layak Masuk Food Bucket List (Khusus Pertama Kali Kunjung!)
Gambaran Situasi Wisata Saat Perayaan Tet
| Sektor / Fasilitas | Kondisi Saat Perayaan Tet | Tips & Solusi Untuk Wisatawan |
| Penerbangan & Imigrasi | Tetap buka, namun antrean bandara sangat padat | Datang ke bandara 3 jam lebih awal |
| Transportasi Antar-Kota | Tiket kereta/bus cepat habis oleh warga mudik | Wajib booking tiket H-30 sebelum keberangkatan |
| Restoran / Warung Lokal | Warung tradisional kecil banyak yang tutup 2–3 hari | Cari makan di area pusat turis (Old Quarter) atau kafe modern |
| Museum & Situs Sejarah | Tutup pada hari H hingga H+2 perayaan | Alihkan rute ke wisata alam terbuka atau eksplorasi pagoda |
| Tarif Layanan (Taksi/Makan) | Terdapat kenaikan harga perayaan (holiday surcharge) 10%–20% | Tanyakan estimasi harga di awal sebelum memesan |
Kelebihan dan Kekurangan Liburan ke Vietnam Pas Musim Tet
Kelebihan
-
Kamu bisa merasakan atmosfer budaya tradisional paling otentik yang tidak bisa dijumpai di hari biasa (pakaian Ao Dai, dekorasi pohon persik/kumquat di tiap rumah, dan pesta kembang api).
-
Jalanan utama kota besar seperti Hanoi di siang hari terasa jauh lebih tenang dan bebas dari kemacetan parah yang biasanya bising.
-
Tempat ibadah dan pagoda memancarkan aura kebudayaan yang sangat magis dan magis.
Kekurangan
-
Beberapa museum nasional, galeri seni, dan situs sejarah berbayar tutup sementara selama perayaan H sampai H+2.
-
Membutuhkan perencanaan ekstra ketat untuk pemesanan tiket transportasi dan akomodasi jauh-jauh hari.
-
Biaya beberapa jasa atau makanan bisa sedikit lebih mahal karena adanyasurcharge* hari libur nasional.

Kesimpulan & Rekomendasi Praktis
Jadi, apakah liburan ke Vietnam pas Tet itu direkomendasikan? Jawabannya tergantung pada ekspektasi perjalananmu!
Jika tujuan utamamu ke Vietnam adalah maraton mengunjungi seluruh museum tertutup dan mengharapkan semua toko buka 24 jam seperti hari biasa, maka liburan saat Tet mungkin akan sedikit merepotkan. Namun, jika kamu adalah tipe traveler yang menyukai pengalaman kebudayaan otentik, suka mengamati tradisi lokal, serta ingin merasakan kemeriahan pesta kembang api bersama warga setempat, perjalanan saat Tet justru akan menjadi salah satu momen liburan terbaik dalam hidupmu!
Rekomendasi Praktis dari Saya:
-
Amankan tiket fast boat, kereta api, atau penerbangan domestik setidaknya 1 bulan sebelum keberangkatan.
-
Pilih penginapan di pusat area turis (seperti kawasan Old Quarter di Hanoi atau District 1 di Ho Chi Minh City) agar kamu tetap memiliki akses mudah ke restoran dan minimarket yang tetap buka.
-
Siapkan uang tunai (Dong Vietnam) secukupnya, karena beberapa penukaran uang (money changer) kecil tutup selama libur Tet.
Baca Juga :
Panduan Jalan-Jalan Hemat ke Kuching: Rekomendasi Spot Gratis, Suasana, dan Tips Praktisnya
7 Kuliner Wajib di Dotonbori yang Layak Dicoba, Mana yang Benar-Benar Worth It?
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Berapa hari biasanya libur perayaan Tet berlangsung di Vietnam?
Libur resmi Tet biasanya berlangsung selama 5 hingga 7 hari. Namun, dampak penutupan toko kecil biasanya paling terasa pada hari H (Malam Tahun Baru) hingga hari ke-2 Imlek.
2. Apakah harga hotel akan melonjak drastis saat Tet?
Hotel bintang tiga ke atas atau guesthouse di area turis utama umumnya tetap buka dengan tarif yang sedikit naik, namun kenaikannya tidak seekstrem libur Natal atau Tahun Baru Barat. Kuncinya adalah memesan kamar dari jauh hari.
Perjalanan kuliner dan petualangan seru kamu tidak boleh berhenti sampai di sini saja! Biar tidak ketinggalan informasi makanan terbaik dan rekomendasi tempat wisata lainnya, pastikan kamu selalu cek RINFOODDIARY.COM. Selain itu, biar rencana liburanmu makin sempurna, langsung saja amankan tiket wisata, hotel nyaman, hingga tiket perjalanan kamu lewat TRIP.COM. Yuk, persiapkan petualangan seru berikutnya sekarang juga dan sampai jumpa di cerita rasa dan informasi wisata selanjutnya!

